Laman

Rabu, 22 April 2009

Buku...Oh...BUku

Kemaren aku ke gramedia, hmmph...banyak kali buku yang menggoda. Hiks, buku koq mahal-mahal banget ya. Aku hanya bisa memandang buku-buku itu yang dengan manis terpajang dengan hati teriris (hehe..lebay deh). Dengan senyum kasihan, si buku seolah berkata padaku "kamu gak ada uang ya untuk beli kami, yang sabar ya..". kata si buku. Hiks,buku yang baik. Dia kan sebenarnya pengen juga dibaca orang, dinikmati pecinta buku yang haus ilmu. Dibolak-balik dan memberikan semangat, menghibur, menyadarkan, mengingatkan dan banyak hal yang dapat diberikannya untuk sang pembaca, bukan hanya menjadi pemanis rak-rak buku dan memandang kasihan pada pecinta buku yang kere seperti aku hehe..

Rak-rak kulewati dan hanya bisa kunikmati dari cover bukunya. Ada buku tentang seorang yang tersesat di pegunungan (kalau nggak salah sih Himalaya), akhirnya dia menemukan sebuah desa muslim yang belum pernah dilihatnya di peta dan penduduk desa merawatnya dengan baik, dia sangat kasihan melihat bagaimana anak-anak di desa itu belajar melingkar dengan menggigil dan buku seadanya,akhirnya dia membantu pendidikan masyarakat disitu (aku lupa nama orang itu...) itu yang kutangkap dari cover belakang buku itu. Aku sangat tertarik dan pengen banget membaca isinya, waktu kuliah harganya, ups subhanallah hampir 90 ribu. Kuintip dompet tipisku, hiks...tunggu ya buku, kalau aku dah punya kerja insya Allah kubeli dirimu bisikku dalam hati. Trus kulewati lagi rak yang lain, hiks....semakin banyak kulihat buku-buku itu semakin sedih hatiku. kapan aku bisa beli buku-buku itu ya...(kapan-kapan..^_~)

Kenapa harga buku begitu mahal ya, orang-orang mengeluhkan minat baca masyarakat Indonesia yang kurang. Udah minat baca yang kurang plus buku-buku yang mahal, semakin mendukung deh!! Apa karena harga kertas yang mahal ya, hmmmph...kayu-kayu di hutan kan semakin berkurang, sebagai bahan untuk membuat kertas, kayu memang cukup mahal. Dibuat tisu lah, aku pikir mending gak usah deh di produksi lagi yang namanya tisu. paling nggak dikurangi lah, mending pake lap kain aja, baju yang udah gak layak pake kita sulap aja jadi kain lap, selain hemat kan kita bisa ikut membantu mengurangi pemakaian tisu yang artinya bisa ikut mengurangi penebangan kayu di hutan, dan artinya lagi kita udah ikut berpartisipasi memelihara lingkungan, LESTARI!!! (hehe...eh kok jadi kemana-mana nih, bukannya tadi kita cerita tentang buku ya, gak papalah ya..)

Fastabiqul khairat ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar